Rekomendasi Buku Kimia untuk Persiapan OSN

Pada post ini, penulis akan merekomendasikan buku-buku kimia khusus bagi kalian yang ingin mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang kimia.

Buku-buku yang direkomendasikan, sudah dapat di-download melalui link berikut:

Download E-book Kimia (Personal Use Only)

Untuk OSN, diutamakan menguasai kimia dasar dan organik. Buku yang umum digunakan peserta OSN dan tersedia buku cetaknya yaitu General Chemistry tulisan Raymond Chang atau General Chemistry – Principles and Modern Applications tulisan Petrucci. Beberapa juga ada yang menggunakan buku cetak Chemistry tulisan Zumdahl. Untuk organik, rata-rata peserta menggunakan Organic Chemistry tulisan Fessenden (sebagian besar edisi ketiga, namun blog ini hanya menyediakan edisi kedua) atau Organic Chemistry tulisan Solomons karena mudah didapatkan buku cetaknya.

Menurut beberapa alumni, untuk kimia dasar pilihannya agak fleksibel. Bagi pemula paling mudah menggunakan buku Raymond Chang, tapi sebenarnya terlalu dasar dan banyak yang bilang “kurang” kalau hanya pakai buku ini saja. Buku yang paling sulit dan konsepnya paling tinggi adalah Oxtoby. Buku ini paling berat, akan lebih berguna di Pelatnas, sehingga lebih baik gunakan buku lain dulu.

Pilihan penulis, yaitu buku Petrucci, yang berada di tengah-tengah keduanya. Kontennya sangat lengkap dan sangat memenuhi kebutuhan OSN di hampir semua bidang. Bagi yang lebih menyukai buku yang lebih colorful dan banyak gambarnya, bisa menggunakan Zumdahl. Selain textbook, mungkin materi dari Cambridge International AS and A Level juga bisa digunakan.

Diktat Kimia oleh Lukman Hakim mungkin juga akan membantu, terutama karena diktat ini berbahasa Indonesia dan ditulis oleh alumni OSN, kak Lukman Hakim, yang sudah paham materi OSN.

Untuk Kimia Organik, penulis sangat menyarankan Organic Chemistry tulisan Clayden. Alasannya adalah, buku ini mengedepankan pemahaman mekanisme reaksi, bukan menghafal jenis-jenis reaksi. Selain itu, buku ini colorful, bahasanya mudah dimengerti (lebih menggunakan kosakata umum), dan kadang-kadang bahasanya gaul sehingga menyenangkan. Buku ini susunan babnya adalah per mekanisme, berbeda dengan buku lain yang susunannya per gugus fungsi senyawa, seperti Solomons atau Fessenden. Beberapa orang mengatakan Clayden terlalu sulit, tetapi sangat bermanfaat dalam pemahaman logika reaksi, terutama nantinya untuk pelatnas. Dua buku lainnya dapat digunakan untuk OSN. Namun, untuk pelatnas, jangan hanya mengandalkan Fessenden saja, karena pasti tidak cukup.

Terakhir, mungkin ada pertanyaan, apakah buku-buku tersebut ada versi Bahasa Indonesianya? Sampai saat ini mungkin belum ada, selain buku cetak terjemahan. Menurut penulis, lebih baik dibiasakan menggunakan e-book berbahasa Inggris, selain untuk mengirit biaya juga meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini sangat berguna untuk pelatnas dan kuliah nantinya, sebab bahan belajar kebanyakan akan didapat dari textbook berbahasa Inggris. Awalnya memang berat, akan tetapi dalam waktu kurang dari 2 minggu biasanya sudah terbiasa dengan textbook berbahasa Inggris.

Selamat Belajar, Tuhan Yesus Memberkati 🙂

0 Shares